Apa Lihat-lihat? Mengapa Ikan Takut Pantulan

Ikan ternyata lebih takut kepada diri mereka sendiri ketimbang musuh yang sebenarnya, hal itu terungkap dari hasil sebuah studi.

Dari hasil uji yang dilakukan, diketahui bahwa ikan-ikan jantan dari garis kekerabatan cichlidae mencoba bertarung dengan bayangan mereka sendiri ketika melihatnya di pantulan akuarium.

Mereka juga menjadi takut ketika ada makhluk serupa dengan mereka melakukan gerakan yang serupa dan bertarung dengan cara yang sama pula.

Para ilmuwan meyakini bahwa penelitian tersebut mungkin betul-betul menunjukkan bahwa struktur otak ikan ternyata mirip dengan manusia.

Ahli biologi Dr. Julie Desjardins, yang memimpin studi tersebut, mengatakan: “Saya rasa rangsangan yang diberikan sejauh ini di luar apa yang pernah dialami ikan-ikan tersebut, sehingga menghasilkan respons yang agak emosional.”

“Tampaknya itu adalah sesuatu yang tidak mereka mengerti. Tapi, saya rasa hal itu mengindikasikan bahwa ada lebih banyak hal yang berlangsung secara kognitif, tidak seperti yang diasumsikan banyak orang selama ini mengenai ikan.”

“Mungkin hal itu sama seperti ketika Anda masih anak-anak, kemudian ada orang lain yang terus mengulangi ucapan Anda sama persis, hal itu cepat membuat kesal dan frustrasi.”

Dalam uji tersebut, ikan cichlid Afrika jantan,yang merupakan ikan air tawar teritorial, diperlihatkan pantulan diri mereka sendiri atau ikan lain dengan menggunakan kaca.

Dalam kedua kasus, ikan-ikan tersebut mencoba melawan pantulan ikan yang terlihat, “pertarungan” itu berlangsung 20 menit lamanya.

Setelah itu, para ilmuwan menguji sampel darah untuk melihat kadar hormon testosteron pada ikan.

Otak ikan juga diperiksa, namun, hanya ikan-ikan yang “bertarung” dengan pantulan sendiri yang menunjukkan aktivitas tinggi di amygdala, wilayah otak yang terhubung dengan rasa takut.

Dr. Desjardins, yang berasal dari Universitas Stanford, California, mengatakan rasa takut tersebut diakibatkan ketidaksiapan untuk dihadapkan pada lawan. Ia mengatakan, “Dalam pertarungan antar ikan, biasanya ikan saling menggigit berganti-gantian.”

“Tapi, ketika ikan melawan pantulan cermin, sang ‘lawan’ melakukan gerakan yang sama persis, ikan-ikan tidak mengharapkan hal semacam itu dari lawan yang mereka hadapi,” tuturnya.

“Amygdala adalah bagian otak yang berhubungan dengan perasaan dan kondisi takut, tidak hanya pada ikan, tapi semua makhluk bertulang belakang.

“(Penemuan) tingginya aktivitas di amygdala adalah hal yang mengejutkan, namun juga menyenangkan,” pungkasnya. (Diterjemahkan oleh A26)

About A26
Copyright © 2010 Aktual26. All rights reserved. The materials (partial or whole) in this site can only be reproduced and rewritten with the writer’s (A26) consent. You may do otherwise provided you have added a trackback to the particular entry in this blog and wrote this site’s name as the source. A26 does not and never claim ownership of every image displayed in this site, except the ones I’ve photographed myself. All quoted, not written by me, news items and/or articles are properties of their respective owners. Learn more in bahasa Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: