Simak Ciri Orgasme pada Perempuan

Orgasme pada perempuan

Orgasme pada perempuan

ORGASME, pelepasan tiba-tiba ketegangan seksual yang terkumpul dan mengakibatkan kontraksi otot ritmik di daerah pinggul biasanya terjadi dalam beberapa detik dan menghasilkan sensasi kenikmatan tinggi, serta diikuti relaksasi yang cepat.

Orgasme juga sebagian merupakan pengalaman psikologis akan kenikmatan dan pembuangan, saat pikiran difokuskan hanya pada pengalaman pribadi. Orgasme kadang-kadang disebut klimaks atau kedatangan. Patut diketahui, orgasme antara laki-laki dan perempuan berbeda. Pada laki-laki, orgasme lebih nyata dan simpel, yaitu ditandai dengan timbulnya ejakulasi.

Sementara pada perempuan, orgasme merupakan ujung dari aktivitas seksual yang berupa tingkat kenikmatan. Orgasme bukan hanya pada fisik semata, tetapi juga pada psikologi yang menimbulkan perasan senang dan sejahtera.

Ciri fisik paling khas dari orgasme pada laki-laki dan perempuan berbeda. Orgasme pada perempuan jelas terlihat melalui pembengkakan pada miss V sehingga terlihat melebar, otot-otot menegang, saat badan telentang punggung terlihat naik, otot-otot pinggang mengencang, serta bagian tubuh lain seperti payudara ikut menegang.

Orgasme yang dialami kaum hawa adalah puncak dari aktivitas seksual. Jika seorang perempuan tengah meraih the big O, maka telah terjadi perpaduan gerakan kontraksi pada bagian otot panggul dan bagian tubuh lainnya yang mengejang saat tengah merasakan kenikmatan seksual. Begitu sebagaimana diulas Askmen, Selasa (13/7/2010).

Bedanya, orgasme pada perempuan tidak seproduktif kaum adam. Namun, sebagian kaum hawa menyebutnya dengan istilah ejakulasi pada perempuan.

Pada kehidupan seksual perempuan, masalah yang berhubungan dengan ajang pergumulan sering kurang mendapat perhatian. Meski sebagian perempuan lebih mudah orgasme, tapi ada beberapa perempuan yang mengalami kesulitan untuk bisa meraih the big O.

Hal tersebut disebabkan berbagai alasan. Mulai dari lokasi yang tidak nyaman, penetrasi pasangan yang tidak menyenangkan, ataupun perbedaan intensitas orgasme yang dapat disebabkan faktor fisik, seperti kelelahan dan lamanya waktu sejak orgasme terakhir, sekaligus juga faktor psikososial, termasuk suasana hati, hubungan dengan pasangan, aktivitas, harapan, dan perasaan mengenai pengalaman itu.

Penelitian dari Kinsey Study menunjukkan, sebagian besar perempuan merasakan orgasme sampai empat menit. Namun, fakta dari Hite Research International memaparkan lain.

Sebanyak 82 persen perempuan mengakui mereka melakukan onani, sebanyak 95 persen dapat merasakan orgasme lebih mudah serta teratur di mana pun mereka menginginkannya. (Okezone)


About A26
Copyright © 2010 Aktual26. All rights reserved. The materials (partial or whole) in this site can only be reproduced and rewritten with the writer’s (A26) consent. You may do otherwise provided you have added a trackback to the particular entry in this blog and wrote this site’s name as the source. A26 does not and never claim ownership of every image displayed in this site, except the ones I’ve photographed myself. All quoted, not written by me, news items and/or articles are properties of their respective owners. Learn more in bahasa Indonesia.

2 Responses to Simak Ciri Orgasme pada Perempuan

  1. Pingback: 5 Makanan Pembakar Gairah Seks « Aktual26

  2. Pingback: Tips Jitu Ajak Wanita Berhubungan Intim « Aktual26

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: