Bokek, Revaldo Mengaku “Kapok”

Setelah ditangkap polisi karena narkoba, Revaldo mengaku "kapok"

Setelah ditangkap polisi karena narkoba, Revaldo mengaku "kapok"

REVALDO yang baru saja kembali tertangkap oleh polisi karena membawa narkoba dalam jumlah besar dan ditengarai menjadi bandar narkoba yang khusus melayani klien artis mengaku “kapok” dan meminta agar dirinya direhabilitasi saja.

 

Demikian ditegaskan kuasa hukum Revaldo, seperti dikutip oleh Okezone.

“Saya tegaskan dia kapok, sehingga dia minta supaya pihak kami bagaimana caranya dia bisa direhabilitasi,” ungkap pengacara Revaldo, Bobby H. Sinulingga, di Polres Jakarta Barat, Jumat (24/7/2010) malam.

Revaldo ditangkap di dalam mobil Suzuki Vitara di kawasan Jakarta Barat setelah dikejar polisi. Polisi menemukan barang bukti sabu-sabu yang beratnya mencapai 50 gram. Tapi, setelah ditimbang, total beratnya 62 gram dan disebut bukan milik Revaldo, tapi milik MY, kawan Revaldo.

Revaldo yang pernah membintangi sinetron Ada Apa dengan Cinta dijerat pasal 112 ayat 2 subsider 132 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Bersama Revaldo, polisi hanya mendapati kotak korek api yang berisi ganja.

Kata Bobby, meski khawatir, Aldo – sapaan Revaldo – berusaha sesantai mungkin. Dia optimis tidak akan dihukum karena sabu-sabu berjumlah besar yang ditemukan itu bukan miliknya. Tidak dihukum? Yakin?

“Bukan masalah siap tidak siap. Dia merasa hukuman itu tidak akan ditimpakan kepadanya karena tidak ada kaitannya dengan sabu-sabu 62 gram,” tandasnya.

Menurut pemberitaan Okezone, Revaldo bokek, alias tak punya uang sehingga jika hendak membeli “barang”, ia pun sampai harus patungan. Hmm, bokek tapi “jajan”-nya narkoba.

“Aldo tidak punya uang. Setiap mau pakai, dia paling patungan. Kalau patungan cuma Rp. 100 ribu-Rp. 150 ribu. Dia benar-benar tidak punya uang kok. Jadi mana mungkin dia bisa punya 62 gram sabu-sabu,” ungkap pengacara Revaldo, Bobby H. Sinulingga, di Polres Jakarta Barat, Jumat (24/7/2010) malam.

Kata Bobby lagi, Revaldo sebenarnya sudah “bersih” dan hanya kembali terjerumus jerat narkoba karena pengaruh teman-teman lama.

“Yah namanya manusia. Pergaulan menyebabkan dia terjerumus lagi. Selama tinggal di Bogor sama keluarga, dia enggak pernah pakai. Tapi sejak tinggal di Jakarta lagi, dia mulai berhubungan lagi dengan pergaulannya itu,” beber Bobby.

Sebelum ia ditangkap, konon ia berbisnis motor dan menggandeng teman lamanya. Si teman lama ini juga ikut terjaring polisi.

“Kalau dibilang teman lama, dalam permasalahan ini bukan ya. Aldo hanya bicara mengenai bisnis motor rising dan bengkel. Jadi kalau bicara kenapa dia balik ke Jakarta, ya karena urusan mencari uang,” tandasnya.

Oh, begitu. Cari uang lewat bisnis motor atau… bisnis narkoba?


About A26
Copyright © 2010 Aktual26. All rights reserved. The materials (partial or whole) in this site can only be reproduced and rewritten with the writer’s (A26) consent. You may do otherwise provided you have added a trackback to the particular entry in this blog and wrote this site’s name as the source. A26 does not and never claim ownership of every image displayed in this site, except the ones I’ve photographed myself. All quoted, not written by me, news items and/or articles are properties of their respective owners. Learn more in bahasa Indonesia.

One Response to Bokek, Revaldo Mengaku “Kapok”

  1. Pingback: Polisi: Sabu 62 Gram Bukan Milik Revaldo | Sarkem.Net

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: