Keong Racun “Meledak”, Jojo Dilirik Jadi Maskot Unpas

Jojo dan Shinta yang menyanyikan keong racun

Jojo dan Shinta yang menyanyikan keong racun

Dasar kau keong racun

Baru kenal eh ngajak tidur

Ngomong nggak sopan santun

Kau anggap aku ayam kampung

Kau rayu diriku

Kau goda diriku

Kau colek diriku

Eh, ku takut sekali

Tanpa basa-basi kau ngajak happy happy

Eh, kau tak tahu malu

Tanpa basa-basi kau ngajak happy happy

Mulut kumat kemot

Matanya melotot

Lihat body semok

Pikiranmu jorok

Mentang-mentang kau kaya

Aku dianggap jablay

Dasar koboy kucai

Ngajak check-in dan santai

Sorry sorry sorry, Jack

Jangan remehkan aku

Sorry sorry sorry, Bang

Ku bukan cewek murahan

Demikian isi lirik lagu Keong Racun yang menghebohkan jagat maya. Keong racun bahkan merajai situs Twitter dan menjadi trending topic nomor satu.

Lagu itu jadi terkenal setelah dilantunkan dua remaja wanita bernama Jovita Adityasari alias Jojo dan Shinta secara lipsync, keduanya merekam aksi mereka kemudian mengunggahnya ke situs YouTube. Lagu itu merupakan gubahan Subur Tahroni, seorang pengarang lagu produktif di Bandung.

Menurut kabar VIVAnews, lagu itu dibuat tahun 2008 dan terinspirasi dari kehidupan orang-orang di sekitar Subur, kata Bayu Eka Prasetya, putra Subur.

“Saya tanya ke Bapak soal lagu ini, kata Bapak lagu ini cerita tentang temannya yang suka main cewek, playboy,” kata Bayu kepada VIVAnews.com. Dia menambahkan, ayahnya makin dikenal masyarakat sejak lagu Keong Racun berkumandang di mana-mana

Mengutip okezone, seolah memanfaatkan ketenaran Keong Racun, Universitas Pasundan (Unpas) yang menjadi tempat kuliah Jovita Adyasari (19) berencana menjadikan Jojo sebagai maskot universitas.

“Bisa saja jadi ikon. Apa yang dilakukan mahasiswi kami itu sifatnya promotif, khususnya bagi Jurusan HI FISIP Unpas,” kata Pembantu Dekan III Bidang Kemahasiswaan FISIP Unpas, Drs Deden Ramdan sat ditemui wartawan di kampus Unpas, Kamis (29/7/2010) siang.

Menurutnya, yang dilakukan Jojo luar biasa.

“Unpas bangga punya Jovita. Mengenai rencana menjadikannya ikon Unpas, kita akan bicarakan lebih dulu dengan pihak keluarga. Ya bisa dalam bentuk spanduk,” kata Deden.

Setidaknya video rekaman yang ini bukan video mesum seperti yang sudah-sudah.

About A26
Copyright © 2010 Aktual26. All rights reserved. The materials (partial or whole) in this site can only be reproduced and rewritten with the writer’s (A26) consent. You may do otherwise provided you have added a trackback to the particular entry in this blog and wrote this site’s name as the source. A26 does not and never claim ownership of every image displayed in this site, except the ones I’ve photographed myself. All quoted, not written by me, news items and/or articles are properties of their respective owners. Learn more in bahasa Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: