“Candi” Bawah Laut Ternyata Hanya Taman Hiburan

"Candi" bawah laut itu ternyata palsu

"Candi" bawah laut itu ternyata palsu

GARA-gara sebuah foto yang tersebar luas di situs microblogging Twitter kemarin, Indonesia gempar. Foto itu memperlihatkan bangunan mirip gapura candi di dasar laut. Di sebelah kanannya tampak seorang penyelam.

Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata bahkan menyatakan bahwa kebenaran foto candi tersebut masih belum dapat dipastikan. Pihak kementerian merancang pertemuan dengan fotografer yang mengklaim memotret candi tersebut minggu depan. Tapi, ternyata yang ada di dasar laut tersebut memang asli

Kabar itu awalnya muncul di situs Twitter. Konon foto tersebut diambil di bawah laut, lebih tepatnya di Selat Bali. Media setempat bahkan sempat menyebut “candi” itu bagian dari kota Atlantis.

Objek dalam foto itu asli dan benar-benar ada, namun bukan candi seperti yang diisukan sebelumnya.

Seperti diberitakan Telegraph, objek itu hanya taman bawah laut yang dibangun penyelam Inggris untuk menghibur para kliennya.

Kota itu ‘ditenggelamkan’ Paul Turley, 43, pada tahun 2005 sebagai bagian dari atraksi turis yang sedang berkunjung ke sekolah selamnya di Permuteran, di barat laut Bali.

Dia dan koleganya dari Australia, Chris Brown juga membangunnya sebagai rumpon, terumbu karang untuk konservasi laut.

Para penyelam yang mengunjungi ‘candi bawah laut’ akan memberikan sumbangan untuk proyek Reef Gardener, proyek yang bertujuan melatih nelayan lokal yang menganggur agar memelihara karang yang ada di dekat situs menghebohkan itu.

“Ketika mendengar cerita penemuan ‘candi bawah laut’ itu saya tertawa keras,” kata Turley seperti dikutip Daily Telegraph.

“Taman candi itu kami tenggelamkan hanya untuk senang-senang, membuat sesuatu yang berbeda. Klien kami yang menyelam ke sana menyukainya.”

“Publikasi yang kami lakukan mungkin tak terlalu bagus, karena jarang yang tahu soal situs itu, tapi kini misteri besar telah terkuak,” tambah Turley.

About A26
Copyright © 2010 Aktual26. All rights reserved. The materials (partial or whole) in this site can only be reproduced and rewritten with the writer’s (A26) consent. You may do otherwise provided you have added a trackback to the particular entry in this blog and wrote this site’s name as the source. A26 does not and never claim ownership of every image displayed in this site, except the ones I’ve photographed myself. All quoted, not written by me, news items and/or articles are properties of their respective owners. Learn more in bahasa Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: