Wabah Kencing Tikus Hantui Malaysia

Ilustrasi: Kolam renang di Malaysia.

Ilustrasi: Kolam renang di Malaysia.

ALOR STAR (A26 News) – Pemerintah Malaysia untuk sementara menutup taman-taman kota sembari memperingatkan warga mengenai bahaya berenang dan membuang sampah ke sungai. Peringatan ini dikeluarkan pemerintah Malaysia setelah sepuluh orang tewas dalam beberapa hari terakhir akibat wabah penyakit leptospirosis.

Di Indonesia, leptospirosis kerap disebut penyakit kencing tikus, karena sering ditularkan melalui urin dari hewan pengerat itu. Penularan penyakit ini biasanya melalui genangan air atau di lingkungan yang becek dan banyak sampah.

Harian The Star, Selasa, 24 Agustus 2010, melaporkan, korban tewas kesepuluh akibat leptospirosis dilaporkan pada Sabtu pekan lalu. Seorang remaja putra berusia 17 tahun dari negara bagian Kedah terjangkit penyakit ini setelah berenang di sungai dan berekresi di sebuah taman bermain bulan lalu.

“Kami telah menutup jalan utama menuju kawasan rekreasi tersebut, tetapi jalan lain menuju taman itu masih banyak. Saya harap masyarakat akan mengikuti saran kami dan tidak mengunjungi tempat itu,” kata direktur Departemen Kesehatan Kedah, Marzukhi Md Isa.

Menurutnya, departemen kesehatan juga memonitor kesehatan empat orang yang bepergian bersama korban.

Awal bulan ini, seorang staf departemen kesehatan Kedah meninggal karena terinfeksi leptospirosis saat berenang di sungai di kawasan taman rekreasi di Kedah. Taman tersebut sekarang ditutup untuk umum. (VIVAnews)

Like this at Facebook!

About A26
Copyright © 2010 Aktual26. All rights reserved. The materials (partial or whole) in this site can only be reproduced and rewritten with the writer’s (A26) consent. You may do otherwise provided you have added a trackback to the particular entry in this blog and wrote this site’s name as the source. A26 does not and never claim ownership of every image displayed in this site, except the ones I’ve photographed myself. All quoted, not written by me, news items and/or articles are properties of their respective owners. Learn more in bahasa Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: