Edarkan Uang Palsu, Ibu Rumah Tangga Dibekuk

Uang palsu.

Uang palsu.

CIMAHI (A26 News) – Dua ibu rumah tangga masing-masing Tita Juwita (41) dan Ai Sumarni (46), tertangkap basah melakukan penipuan transaksi jual beli dengan menggunakan uang palsu (upal). Keduanya kini diamankan di Mapolresta Cimahi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, kedua ibu rumah tangga tersebut ditangkap di dua tempat berbeda, Selasa, (14/9/2010) malam. Mereka tertangkap basah menebus satu unit motor milik Yeni dengan 16 lembar uang seratus ribuan palsu.

Yeni yang menjadi korban penipuan merasa curiga karena dari total Rp2,9 juta uang tebusan motor, Rp1,6 juta di antaranya atau sebanyak 16 lembar terasa kasar saat dipegang.

Setelah diperiksa, 16 lembar uang tersebut palsu. Oleh kedua tersangka, upal itu sengaja diselipkan dengan uang pecahan seratus ribuan yang asli.

Yeni pun kemudian melaporkan penemuan ini ke Mapolresta Cimahi. Petugas dengan cepat menyelidiki kasus ini dan akhirnya menangkap Tita dan Ai.

Dari keterangan kedua tersangka, upal itu diperoleh dengan cara menukarkan dengan uang asli dari seorang pria berinisial OG. Kini OG masih diburu petugas dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Mapolresta Cimahi.

“Tersangka menukarkan uang asli pecahan seratus ribuan sebanyak sepuluh lembar dengan uang palsu sebanyak sembilan belas lembar, jadi hampir satu banding dua,” ujar Kasatreskrim Polresta Cimahi AKP Ahmad Zubair, Rabu (15/9/2010).

Dilihat sepintas, kata Zubair, upal pecahan seratus ribuan itu tampak seperti uang asli. Benang pengaman dan gambar bayangan di samping kiri tertera jelas. Warna dan ukurannya pun sama persis. Namun, kata dia, saat diraba, uang tersebut terasa kasar.

Zubair menambahkan, saat ini petugas Satreskrim Polresta Cimahi masih menyelidiki asal muasal upal tersebut.

Dari kedua tersangka polisi menyita barang bukti berupa 16 lembar uang kertas pecahan Rp100 ribu emisi tahun 1999 yang diduga palsu, serta 13 lembar uang kertas asli pecahan Rp100 ribu emisi tahun 1999.

“Kedua tersangka dijerat pasal 245 Jo 55 KUH Pidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” pungkas Zubair. (okezone)

About A26
Copyright © 2010 Aktual26. All rights reserved. The materials (partial or whole) in this site can only be reproduced and rewritten with the writer’s (A26) consent. You may do otherwise provided you have added a trackback to the particular entry in this blog and wrote this site’s name as the source. A26 does not and never claim ownership of every image displayed in this site, except the ones I’ve photographed myself. All quoted, not written by me, news items and/or articles are properties of their respective owners. Learn more in bahasa Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: