Jika Kalah dari MU, Karier Ancelotti Terancam Tamat

Carlo Ancelotti mendapat tekanan berat jelang laga melawan Mancester United di Liga Champions.

Carlo Ancelotti mendapat tekanan berat jelang laga melawan Mancester United di Liga Champions.

LONDON (A26 News) – Menjelang laga Manchester United (MU) melawan Chelsea di Old Trafford, manajer Carlo Ancelotti bisa dikatakan salah satu orang yang mendapatkan tekanan hebat. Bagaimana tidak, pelatih asal Italia itu dituntut untuk bisa meloloskan Chelsea ke semifinal Liga Champions.

Jika gagal, kabarnya ancaman pemecatan sudah menanti pria berusia 51 tahun ini. Sebab, ambisi pemilik The Blues Roman Abramovich hanya satu: Ingin mendaratkan trofi Liga Champions ke Stamford Bridge untuk pertama kalinya.

Tuntutan Abramovich bukan tanpa alasan. Sebab, dua manajer kelas wahid pernah didatangkan taipan minyak asal Rusia itu. Sebut saja Jose Mourinho dan Guus Hiddink. Tapi, hasilnya masih nihil.

Mourinho misalnya, pelatih asal Portugal yang didaulat untuk menangani Chelsea sejak tahun 2004 gagal mempersembahkan Liga Champions. Mourinho hanya mampu mempersembahkan dua gelar liga, dua Piala Liga, FA Cup, dan Community Shield. Prestasi yang dipersembahkan oleh Mourinho rupanya belum membuat Abramovich puas. Mourinho kemudian didepak dari kursi manajer pada tahun 2007.

Sebagai penggantinya, Abramovich menunjuk Guus Hiddink. Pelatih asal Belanda yang sukses mengantarkan Korea Selatan melaju ke partai perempat final Piala Dunia 2002 itu juga gagal. Ia hanya mempersembahkan satu trofi, Piala FA.

Kemudian tahun 2009, Abramovich memilih Ancelotti sebagai pengganti Hiddink. Satu musim menangani Chelsea, Ancelotti langsung mempersembahkan tiga gelar: Premier League, FA Cup, dan Community Shield. Puaskah Abramovich?

Pekan ini, Ancelotti punya tugas berat. Meloloskan Chelsea ke semifinal adalah tugas wajib bagi Ancelotti. “Terlibat dalam pertandingan ini (lawan MU) sangat fantastis bagi pekerjaan saya sebagai pelatih dan karier saya. Jadi, saya tidak takut dan tidak merasa khawatir,” kata Ancelotti seperti dilansir dari Emirates247.

“Saya akan menggunakan seluruh kemampuan saya dan berharap para pemain mengeluarkan permainan terbaiknya. Laga ini bukan tekanan bagi saya, ini adalah sebuah kegembiraan. Saya sudah banyak sekali terlibat dalam laga seperti ini,” tambahnya.

Ancaman pemecatan memang membayang-bayangi Ancelotti. Bahkan, menurut The Sunday Mirror, nasib masa depan Ancelotti akan ditentukan usai laga MU melawan Chelsea di Old Trafford pada partai perempat final Liga Champions, 12 April 2011. Kabarnya, Abramovich sudah habis kesabarannya pasca kekalahan Chelsea dari MU di leg pertama. (VIVAnews)

About A26
Copyright © 2010 Aktual26. All rights reserved. The materials (partial or whole) in this site can only be reproduced and rewritten with the writer’s (A26) consent. You may do otherwise provided you have added a trackback to the particular entry in this blog and wrote this site’s name as the source. A26 does not and never claim ownership of every image displayed in this site, except the ones I’ve photographed myself. All quoted, not written by me, news items and/or articles are properties of their respective owners. Learn more in bahasa Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: